Trik Bisnis

business-tourist-etiquette

Ada Masalah Dengan Penjualan Online Anda? Baca Ini!

Bila ingin tahu penyebab masalah terhadap penjualan online anda maka ada beberapa langkah yang harus anda jalankan seperti yang akan kami instruksikan melalui panduan ini yaitu panduan untuk menuntaskan segala masalah-masalah yang timbul dibidang penjualan online.

Masalah tidak akan tuntas hingga anda tahu detail bagaimana performa website penjualan anda. Oleh karena itu sebelum mengetahui lebih detail sekaligus mencari jalan keluarnya adalah dengan menggunakan data analitik.

Toko online adalah toko virtual yang sifatnya maya, kita tidak dapat langsung bertemu muka dengan pengunjung toko online kita seperti layaknya toko offline tapi kita hanya tahu siapa pengunjung toko online kita melalui beberapa hal seperti:

  1. alamat IP
  2. browser
  3. referer
  4. keyword

Dan untuk mengetahui (setidaknya 4 hal diatas) anda harus menggunakan analitik. Saat ini kebanyakan orang menggunakan Google Analytic, Alexa ataupun menggunakan CMS Analytic semacam Piwik. Dari data analytic itulah kita bisa melakukan pemantauan kemudian melakukan analisa dan akhirnya melakukan perbaikan-perbaikan yang di perlukan.

Setelah anda menginstall atau mendaftar ke layanan analytic (pencatatan data pengunjung web) maka anda bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan yang saat ini sedang anda hadapi menggunakan data yang telah di sediakan analytic setelah 30 hari kemudian. Biasanya masalah-masalah yang timbul terhadap penjualan online adalah:

Posisi Website Yang Kurang Beruntung

Pastikan anda menggunakan jasa SEO yang tepat atau gunakan iklan Google Adwords kalau mau cepat naik posisi secara instant.

Posisi Website Sudah Bagus Tapi Tidak Ada Pengunjung

Bila masalah ini muncul maka periksalah performa website anda, seperti: waktu up time, waktu loading, apakah mobile friendly atau bahkan periksa ulang keyword yang anda optimasikan apakah termasuk jenis keyword yang mempunyai rating yang tinggi atau sebaliknya.

Pengunjung Banyak Tapi Tidak Ada Interaksi

Dari data analytic anda bisa mengetahui berapa banyak jumlah pengunjung website anda dalam sehari. Bila pengunjung banyak tapi tidak ada interaksi seperti mengirim email, menelpon, kirim SMS dan lain sebagainya maka kemungkinan besar pengunjung tidak tertarik dengan penawaran yang anda berikan, kurang yakin dengan bisnis anda, ada masalah dengan sistem komunikasi yang anda pakai dll.

Solusinya adalah dengan membuat perbandingan antara penawaran yang anda berikan dengan penawaran yang diberikan oleh kompetitor anda. Membuat website anda lebih mampu meyakinkan calon kostumer, memeriksa sistem komunikasi dll.

Pengunjung Banyak, Interaksi Banyak Tapi Sedikit Yang Beli

Ini masalah yang selanjutnya, bila ini masalahnya ada kemungkinan tim kustomer service anda kurang ramah atau kurang mampu untuk meyakinkan calon kustomer. Solusinya tidak lain dan tidak bukan adalah dengan memperbaiki cara anda berkomunikasi dengan calon kustomer.

Posisi Website Buruk Tapi Pembeli Banyak

Mungkin ini membuat anda heran! dan biasanya pertanyaan ini muncul setelah anda melihat penjualan kompetitor anda yang bagus padahal posisi websitenya buruk dan jauh di bandingkan dengan posisi website anda. Ini masalah!

Bila muncul masalah seperti ini maka menurut kami adalah bahwa kompetitor anda pandai merawat konstumer atau memasarkan produknya melalui sosial media atau secara offline menggunakan media cetak atau memaksimalkan fungsi viral marketing.

Solusi Buat Anda

Solusi dari permasalahan ini cuma satu yakni: “pelajari bagaimana kompetitor anda berbisnis lalu kemudian ikuti cara mereka berbisnis”. Tambahkan “secret recipe” agar bisnis anda satu atau dua langkah diatas kompetitor anda.

Anda harus temukan siapa “man behind” kesuksesan kompetitor anda, bagaimana cara mereka berpromosi, bagaimana cara mereka beinteraksi dengan calon pelanggan, bagaimana tampilan situs penjualannya dan apa kata-kata yang di gunakannya.

Ingat! anda hanya melihat konsep dan prosedur yang mereka (kompetitor) gunakan bukan mencontek mentah-mentah sertiap aspek yang mereka kerjakan. Tetap lakukan inovasi, perubahan-perubahan yang natural (jangan ngasal).

Read more...
china

Kiat-kiat Mengelola Bisnis (Sedikit Saran Dari JBS Group)

Mungkin saja ada diantara para pembaca semuanya yang memerlukan sedikit saran dari kami berupa kiat-kiat mengelola bisnis. Adapun isi dari tulisan ini adalah untuk membuat bisnis anda berjalan dengan mulus sesuai dengan rencana dan tentunya bisa memaintain keuntungan yang anda peroleh atau malah menambah jumlahnya.

Kiat-kiat ini mungkin saja sudah anda ketahui karena berisi pengetahuan yang sangat mendasar sekali tentang bisnis seperti bagaimana mengelola bisnis, mengembangkan bisnis dan merawat bisnis agar selalu memberikan keuntungan seperti yang anda harapkan. Adapun isinya adalah:

Membuat Rencana Bisnis (Business Plan)

Setiap usaha pastinya harus mempunyai apa yang di sebut dengan “rencana bisnis”. Apa itu rencana bisnis? rencana bisnis adalah sebuah master plan berupa target atau goal yang ingin anda capai.

Sebagai contoh:

  1. Dalam 1 tahun bisa melipat gandakan omset
  2. Dalam 2 tahun bisa membuka cabang di daerah lain
  3. dst

So apakah anda sudah punya rencana bisnis untuk bisnis anda? bila belum maka segeralah bikin tapi ingat! rencana bisnis ini haruslah di bikin dengan tetap mempertimbangkan kemampuan anda termasuk di dalamnya kemampuan finansial.

Membuat Rencana Aksi (Action Plan)

Rencana aksi atau action plan adalah berupa daftar tindakan yang harus anda buat untuk merealisasikan apa yang sudah anda masukan kedalam rencana bisnis. Dan action plan ini misalnya seperti:

  1. Menambah jumlah kegiatan promosi agar banyak meraih konsumen
  2. Membuat anggaran sehemat dan se-efektif mungkin
  3. Membuat trobosan-trobosan baru di bidang penjualan
  4. dst

Membuat Target (Forecast)

Forecast adalah target yang harus anda capai agar roda bisnis anda terus berputar. Membuat target inilah yang paling sering di lupakan pebisnis. Banyak pebisnis yang gagal membuat target yang mengakibatkan bisnisnya menjadi hancur.

Forecast berhubungan dengan logs alias catatan pemasukan dan pengeluaran yang dibuat hari perhari, bulan ke bulan dan tahun ke tahun. Perusahaan yang baik tentunya memiliki data forecast dari beberapa tahun kebelakang. Fungsi dari forecast ini adalah untuk mengetahui performa bisnis anda dari waktu ke waktu. Dengan menggunakan forecast maka anda akan tahu apa saja rencana bisnis anda kedepan.

Mengatur Keuangan (Financial Control)

Bagi sebagian pebisnis awam sangat sulit untuk mengontrol keuangan. Salah mengontrol keuangan akan membuahkan kerugian. Salah satu cara untuk mengontrol keuangan adalah dengan membuat perincian monthly cost (pengeluaran tetap bulanan) untuk kemudian di komparasi dengan revenue (pemasukan).

Contoh:

Saat ini anda menjual bakso di sebuah ruko yang anda sewa dengan biaya Rp12.000.000 pertahun dan dibawah ini daftar biaya bulanan rutin yang harus anda keluarkan untuk menjalankan warung bakso:

Keterangan Biaya
Sewa Ruko Rp1000.000,-
Biaya Listrik Rp200.000,-
Biaya Keamanan Rp50.000,-
Biaya Kebersihan Rp20.000,-
Total Rp1.270.000,-

Dari total biaya rutin perbulan tersebut bila di hitung secara harian maka hasilnya adalah: Rp1.270.000 : 30 (jumlah hari dalam sebulan) = Rp42.334. Kemudian untung semangkuk bakso yang anda tetapkan adalah misalkan Rp2500 per mangkuk maka dengan begitu dalam 1 hari setidaknya anda harus menjual 17 mangkuk bakso.

Untuk menjaga bisnis tetap berjalan maka anda harus melipatgandakan hasil dari target penjualan dengan jumlah minimal 3 – 4 kali lipat agar bisnis anda tetap berjalan di jalur yang benar karena perusahaan yang sehat itu adalah perusahaan yang mempunyai dana cadangan sebesar 8x lipat dari pengeluaran rutinnya setiap bulan. Dan apabila hal itu sudah tercapai maka langkah selanjutnya adalah dengan menyiapkan anggaran untuk pengembangan bisnis kedepan.

Stop Foya-foya!

Bila bisnis anda termasuk kedalam kategori startup maka untuk sementara lupakankah untuk berfoya-foya (menghambur-hamburkan uang) untuk kesenangan. Targetkan hingga usia 55 tahun untuk mengejar mimpi menjadi orang sukses dan baru setelah usia anda mencapai 55 tahun itulah waktu yang tepat untuk menikmati hasil kerja keras. Ingat! tidak sedikit orang yang sudah berumur lebih dari 60 tahun masih jadi pekerja untuk mencukupi hidup!

Read more...
marah

Penyebab Anda Tertinggal Dari Orang Lain (Dalam Kontek Bisnis)

Ada beberapa hal yang ingin kami tuliskan di dalam kesempatan ini yakni beberapa penyebab yang bisa membuat kita tertinggal dari orang lain alias tidak berkembang apalagi bisa maju. Apa saja itu? berikut uraiannya.

Sudah Merasa Puas Dengan Kejayaan Yang Ada

Usaha akan menjadi mandeg kalau kita sudah merasa puas dengan apa yang telah kita dapatkan saat ini. Bagi orang yang seperti ini mungkin berpikir, “ah! dengan income sekarang ini saya sudah cukup senang dan puas so buat apa kerja keras untuk menambah lagi!”. Atau mungkin ada pula yang mengatakan “jangan serakah! jangan ngoyo cari rezeki! pikirin akhirat jangan pikirin dunia terus!”.

Apakah pendapat itu benar? no! sama sekali tidak benar! yang benar adalah “carilah harta sebanyak-banyaknya lalu gunakanlah harta itu untuk membantu orang lain atau pergunakanlah harta itu untuk membuka jalan ke surga agar lebih besar!!! agama apapun pasti mengajarkan agar kita beramal sebanyak-banyaknya dengan apapun yang kita miliki bukan?

So! tanamkan dalam-dalam untuk tidak merasa puas dengan pencapaian kejayaan anda saat ini. Bila sekarang anda sudah punya sebuah usaha maka tambahlah menjadi dua, bila sekarang anda punya dua usaha maka tambahlah menjadi tiga dan begitu seterusnya.

Sudah Merasa Pintar Atau Merasa Sudah Tahu

Ini juga yang menjadi penghambat berkembangnya usaha anda. Umumnya kalau kita sudah merasa pintar dan merasa sudah tahu maka kita enggan untuk mendengar apalagi mau mengikuti arahan-arahan motivasi yang diberikan oleh para pelatih (entrepreneur).

Kadang orang yang sudah merasa pintar sering masuk kedalam lubang kesombongan lalu cendrung selalu meg-underestimate-kan (meremehkan) orang lain.

Karena itu tetaplah merasa kurang terhadap pengetahuan dan ilmu agar kemampuan anda tetap exist dan selalu berada dalam ingatan.

Malas Berinovasi Atau Menemukan Ide-ide Baru

Orang yang maju adalah orang yang selalu mengembangkan apa yang sudah ia miliki saat ini. Orang yang maju biasanya rajin dan selalu berinovasi atau menemukan ide-ide baru untuk mengembangkan usahanya.

Contoh terkini adalah Gojek, yang mana dulunya perusahaan startup ini hanya sebatas penyedia layanan jasa angkutan umum tapi sekarang Gojek sudah makin berkembang dengan menyediakan layanan tambahan seperti: Go-Food, Go-Tix dst

Read more...