≡ Menu

Kiat-kiat Mengelola Bisnis (Sedikit Saran Dari JBS Group)

china

Mungkin saja ada diantara para pembaca semuanya yang memerlukan sedikit saran dari kami berupa kiat-kiat mengelola bisnis. Adapun isi dari tulisan ini adalah untuk membuat bisnis anda berjalan dengan mulus sesuai dengan rencana dan tentunya bisa memaintain keuntungan yang anda peroleh atau malah menambah jumlahnya.

Kiat-kiat ini mungkin saja sudah anda ketahui karena berisi pengetahuan yang sangat mendasar sekali tentang bisnis seperti bagaimana mengelola bisnis, mengembangkan bisnis dan merawat bisnis agar selalu memberikan keuntungan seperti yang anda harapkan. Adapun isinya adalah:

Membuat Rencana Bisnis (Business Plan)

Setiap usaha pastinya harus mempunyai apa yang di sebut dengan “rencana bisnis”. Apa itu rencana bisnis? rencana bisnis adalah sebuah master plan berupa target atau goal yang ingin anda capai.

Sebagai contoh:

  1. Dalam 1 tahun bisa melipat gandakan omset
  2. Dalam 2 tahun bisa membuka cabang di daerah lain
  3. dst

So apakah anda sudah punya rencana bisnis untuk bisnis anda? bila belum maka segeralah bikin tapi ingat! rencana bisnis ini haruslah di bikin dengan tetap mempertimbangkan kemampuan anda termasuk di dalamnya kemampuan finansial.

Membuat Rencana Aksi (Action Plan)

Rencana aksi atau action plan adalah berupa daftar tindakan yang harus anda buat untuk merealisasikan apa yang sudah anda masukan kedalam rencana bisnis. Dan action plan ini misalnya seperti:

  1. Menambah jumlah kegiatan promosi agar banyak meraih konsumen
  2. Membuat anggaran sehemat dan se-efektif mungkin
  3. Membuat trobosan-trobosan baru di bidang penjualan
  4. dst

Membuat Target (Forecast)

Forecast adalah target yang harus anda capai agar roda bisnis anda terus berputar. Membuat target inilah yang paling sering di lupakan pebisnis. Banyak pebisnis yang gagal membuat target yang mengakibatkan bisnisnya menjadi hancur.

Forecast berhubungan dengan logs alias catatan pemasukan dan pengeluaran yang dibuat hari perhari, bulan ke bulan dan tahun ke tahun. Perusahaan yang baik tentunya memiliki data forecast dari beberapa tahun kebelakang. Fungsi dari forecast ini adalah untuk mengetahui performa bisnis anda dari waktu ke waktu. Dengan menggunakan forecast maka anda akan tahu apa saja rencana bisnis anda kedepan.

Mengatur Keuangan (Financial Control)

Bagi sebagian pebisnis awam sangat sulit untuk mengontrol keuangan. Salah mengontrol keuangan akan membuahkan kerugian. Salah satu cara untuk mengontrol keuangan adalah dengan membuat perincian monthly cost (pengeluaran tetap bulanan) untuk kemudian di komparasi dengan revenue (pemasukan).

Contoh:

Saat ini anda menjual bakso di sebuah ruko yang anda sewa dengan biaya Rp12.000.000 pertahun dan dibawah ini daftar biaya bulanan rutin yang harus anda keluarkan untuk menjalankan warung bakso:

Keterangan Biaya
Sewa Ruko Rp1000.000,-
Biaya Listrik Rp200.000,-
Biaya Keamanan Rp50.000,-
Biaya Kebersihan Rp20.000,-
Total Rp1.270.000,-

Dari total biaya rutin perbulan tersebut bila di hitung secara harian maka hasilnya adalah: Rp1.270.000 : 30 (jumlah hari dalam sebulan) = Rp42.334. Kemudian untung semangkuk bakso yang anda tetapkan adalah misalkan Rp2500 per mangkuk maka dengan begitu dalam 1 hari setidaknya anda harus menjual 17 mangkuk bakso.

Untuk menjaga bisnis tetap berjalan maka anda harus melipatgandakan hasil dari target penjualan dengan jumlah minimal 3 – 4 kali lipat agar bisnis anda tetap berjalan di jalur yang benar karena perusahaan yang sehat itu adalah perusahaan yang mempunyai dana cadangan sebesar 8x lipat dari pengeluaran rutinnya setiap bulan. Dan apabila hal itu sudah tercapai maka langkah selanjutnya adalah dengan menyiapkan anggaran untuk pengembangan bisnis kedepan.

Stop Foya-foya!

Bila bisnis anda termasuk kedalam kategori startup maka untuk sementara lupakankah untuk berfoya-foya (menghambur-hamburkan uang) untuk kesenangan. Targetkan hingga usia 55 tahun untuk mengejar mimpi menjadi orang sukses dan baru setelah usia anda mencapai 55 tahun itulah waktu yang tepat untuk menikmati hasil kerja keras. Ingat! tidak sedikit orang yang sudah berumur lebih dari 60 tahun masih jadi pekerja untuk mencukupi hidup!

Comments on this entry are closed.