≡ Menu

Tips Sukses Berjualan Di Internet (Memanfaatkan Konsumen Yang Kecewa)

marah

Yang namanya usaha pasti kita akan mengalami yang namanya di omelin pelanggan. Betul tidak? apakah anda pernah mengalaminya? jika sudah pernah mengalaminya maka saya sebut anda sebagai orang yang beruntung!. SERIUS! anda memang orang yang beruntung tapi itu kalau anda mampu memanfaatkan moment tersebut untuk menaikan citra perusahaan anda. (Aneh? di omelin kok malah disebut beruntung dan malah bisa menaikan citra?) baca terus artikel informatif dan edukatif ini karena teramat berharga untuk tidak anda baca!.

Ilustrasi Buruk Pebisnis di Internet Yang Goblog!

(Cerita ini hanya ilustrasi) MR. A adalah seorang pebisnis di internet yang menjual beragam macam produk elektronik melalui websitenya blablabla.com misalnya. Suatu hari dirinya menerima komplen/keluhan dari pelanggan yang telah membeli sebuah produk elektronik di toko onlinenya. Pelanggan mengeluh karena pesanan yang dikirim terlambat dari jadwal yang telah disepakati dan terdapat cacat/kerusakan akibat pengiriman maka terjadilah perdebatan yang kira-kira bunyinya seperti dibawah ini.

Pelanggan: “Saya kecewa dengan toko anda! karena mengirim barang telat 3 hari + barangnya rusak pula! saya minta pertanggung jawaban anda!”

MR. A: “Hallo pelanggan! anda jangan marah-marah dulu. Masalah pengiriman yang telat itu bukan tanggung jawab kami! + kerusakan yang terjadi itu pun karena kelalaian dari jasa pengiriman jadi anda harus mengerti. Kami sudah memberikan harga murah dan terbaik + pengirimannya pun dengan paket ekspres. Sekali lagi kesalahan ini bukan dari pihak kami!

Bila anda menjadi pelanggannya apa yang akan anda lakukan? tidakkah anda berpikir untuk berbagi pengalaman buruk ini melalui tulisan di blog, di kompasiana, di forum kaskus yang isinya menggambarkan kekecewaan anda terhadap pelayanan yang diberikan MR. A tadi?

Ini internet bung! semua orang bisa melakukan apa saja dan konsumen yang kecewa pun bisa dengan senang hati akan menuliskan dan mengekspresikan kekecewaanya seperti yang dapat anda baca disini: http://forum.detik.com/paket-wisata-pulau-tidung-tours-terlengkap-temurah-cuma-di-sini-t463170.html atau disini http://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000015456897/paket-wisata-pulau-tidung atau contoh yang real bisa anda baca disini http://gonrong.blogspot.com/2012/08/pulau-pari-kep-seribu-kecewa-dengan.html

Lantas bila anda menjadi client kami! yang mana dihalaman homepage kami telah kami tuliskan bahwa kami mampu menaikan penjualan anda hingga 600% anda akan kami ajarkan trik ini:

Tips Sukses Berjualan Di Internet (Memanfaatkan Konsumen Yang Kecewa)

Yang harus anda ingat adalah bahwa! masalah itu adalah sebuah ilmu! kalau anda menemukan masalah baru yang belum pernah anda alami sebelumnya maka saya katakan hal itu berarti anda tengah mempelajari sebuah ilmu baru. Kalau anda berhasil mengatasinya maka ilmu anda akan bertambah! apakah anda setuju dengan ini?

Menghadapi pelanggan yang kecewa itu adalah hal yang alami dan bisa anda jadikan sesuatu yang bisa memberikan keuntungan untuk usaha anda.

Bila saya menjadi MR. A dalam ilustrasi diatas maka hal yang akan saya lakukan adalah:

1. Mendengar

Saya akan mendengarkan keluhan pelanggan sampai ia berhenti bicara (baca= ngomel-ngomel). Setelah mendengar duduk perkara masalahnya maka saya akan meminta waktu untuk berpikir minimal 15 detik agar apa yang akan saya bicarakan bukan perkataan spontan. Yang saya pikirkan adalah: menganalisa masalah kemudian mencari solusi terbaik. Tapi saya tidak akan menawakan solusi yang ada dipikiran saya terlebih dahulu tapi saya akan bertanya pada pelanggan.

2. Bertanya Pada Pelanggan Apa Keinginannya

Saya akan bertanya peda pelanggan saya, apa yang bapak/ibu inginkan untuk menuntaskan masalah ini? bila sudah begini maka pintu negosiasi telah di buka yang berarti anda bisa memasukan gagasan/solusi yang telah ada di pikiran anda.

3. Penuhi Keinginannya

Setelah saya mendengar apa keinginannya (yang tentu saja harus win win solution) maka saya akan memenuhi keinginannya. Bila dalam contoh kasus MR. A diatas paling tidak pelanggan ingin menukar barang yang rusak dan saya rasa itu bukanlah masalah yang besar karena anda bisa meminta pergantian dari pihak jasa pengiriman barang.

4. Meminta Konfirmasi

Setelah terjadi proses pengantian barang yang rusak langkah selanjutnya yang akan saya tempuh adalah meminta konfirmasi kepada pelanggan apakah sudah puas. Bila ia mengatakan belum maka anda harus mengulangi step pertama hingga ketiga lagi tapi bila puas….

5. Minta Testimoni

Minta testimoni berdasarkan peristiwa yang terjadi sebenarnya. Bimbing pelanggan untuk menulis “Saya senang dengan pelayanan di toko MR. A karena pelayanan sigap, cepat, tanggap, bertanggung jawab dll dsb dst lalu posting testimonial ini kehalaman website anda!

Bila anda melakukan ini maka saya jamin pelanggan yang kecewa itu akan berubah menjadi pelanggan yang loyal kepada anda dan disamping itu anda mendapatkan hadiah berupa ilmu baru yang belum pernah anda pelajari + pencitraan + nilai positif yang berasal dari peristiwa negatif.

customer-survei

 

Comments on this entry are closed.